Rabu, 25 Juli 2012

Model Pembelajaran Jigsaw


Model Pembelajaran Jigsaw dikembangkan oleh Elliot Aronson dkk, sebagai bentuk model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran ini dirancang oleh guru dengan melibatkan seluruh peserta didik secara aktif dalam pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung dalam suasana yang aktif dan menyenangkan sesuai dengan kaidah PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan. Melalui model ini, peserta didik diberi kesempatan mencari, menemukan dan mengemukakan konsep sesuai sajian materi yang ada. Proses pembelajaran mengarah pada generalisasi yang dibuat seolah-olah oleh peserta didik.

Langkah-langkah pembelajran model Jigsaw adalah sebagai berikut;
  1. Guru menyiapkan beberapa topik materi yang akan diberikan kepada setiapkel ompok yang ada;
  2. Guru membentuk kelompok peserta didik terdiri dari 6 - 7 anggota peserta didik dalam setiap kelompok;
  3. Dalam pembagian kelompok diatur sedemikan rupa, sehingga tercipta representasi kemampuan peserta didik secara merata. Dan setiap kelompok ada satu peserta didik yang nantinya akan dilibatkan pada tim ahli;
  4. Guru memanggil kelompok ahli dan memberikan input mengenai masing-masing topik yang akan disajikan kepada kelompok masing-masing;
  5. Tim ahli kembali ke kelompk asalnya masing-masing dan meng-input materi kepada rekan-rekannya, yang selanjutnya didiskusikan, dan dilaporkan di depan kelas;
  6. Setiap kelompok menanggapi hasil laporan dari masing-masing kelompok;
  7. Guru memfasilitasi proses generalisasi dari materi yang dibahas.

Tidak ada komentar: